<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener("load", function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <iframe src="http://www.blogger.com/navbar.g?targetBlogID=7178927&amp;blogName=Roy+Baroes+Yang+Tak+Terkuburkan&amp;publishMode=PUBLISH_MODE_BLOGSPOT&amp;navbarType=BLUE&amp;layoutType=CLASSIC&amp;searchRoot=http%3A%2F%2Fbaroes.blogspot.com%2Fsearch&amp;blogLocale=en_US&amp;homepageUrl=http%3A%2F%2Fbaroes.blogspot.com%2F" marginwidth="0" marginheight="0" scrolling="no" frameborder="0" height="30px" width="100%" id="navbar-iframe" allowtransparency="true" title="Blogger Navigation and Search"></iframe> <div></div>
 




Roy Baroes


Moslem
Male
31
Aries
Geophysicist
Bandung-Jakarta
Sanguine, Perceptive
Workacholic
Contact's

Private email
roybaroes@jobppej-pps.com

public Email
roybaroes@yahoo.com

Twitter
www.twitter.com/roybaroes

Office Phone
021-5201682 ext 207

Moood's

Today mood is :
The current mood of baroes at www.imood.com

Jam Dinding


Journey Of The Day

Kesadaran adalah matahari
Kesabaran adalah bumi
Keberanian menjadi cakrawala
Dan perjuangan....
Adalah pelaksanaan kata-kata!!

Merdeka!!!


W.S. Rendra (Alm)
Penting dan Perlu

Kejadian-kejadian berlalu seperti kilatan cahaya, hitam-, putih, hijau, biru dan ungu. hanya beberapa yang singgah dihati. Menyisakan jejak, membekaskan langkah.

Roy Baroes
Dikunjungi sebanyak kali semenjak 27 februari 2005
Teman Bertandang
 

Friday, October 02, 2009

Refreshed 


Alhamdulillah, Hari ini tampilan antarmuka blog ini bisa di update. Tidak banyak perubahan berarti, tapi semoga ini menjadi semacam pijakan untuk lebih punya semangat dan kekuatan menuliskan apa saja moment yang sempat singgah.. menjadi suatu kenangan yang tak terkuburkan..




Tuesday, May 08, 2007

Doa Hari ini 


Tuhan...
Berikanlah aku ketabahan, kesabaran dan kekuatan super hero
seperti Spiderman tersebut

agar aku tegar menghadapi hari-hari seperti ini
menumpas kejahatan dan membela yang lemah

Amin...


Tuesday, May 01, 2007

Galaksi Andromeda 



Ini adalah galaksi Andromeda yang dalam buku pelajaran sewaktu saya di sekolah dasar diberi nama Galaksi Bimasakti. Di dalam galaksi andromeda, terdapat sistim tata surya bernama matahari yang merupakan sumber cahaya dan energi untuk planet-planet didalamnya.

Lalu didalam tata surya tersebut ada planet yang bernama bumi, bahasa inggrisnya :"Earth".
nah didalam bumi iniada negara bernama Indonesia Raya yang menurut dongeng sang kakek, Indonesia sejak dahulu terkenal dengan sebutan Jamrud Khatulistiwa.

Indonesia ini memiliki ibukota yang bernama Jakarta. Di Kota Jakarta ada tersebut ada gedung Patra Jasa yang terletak di jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan. Di dalam Gedung Patra jasa lantai 5, wing 507 ada ruangan Divisi Explorasi JOB Pertamina Petrochina. Di dalam ruangan tersebut terdapat Roy Baroes yang sedang disuruh-suruh dan dimarah-marah mulu ama bosnya :

Sayup -sayup dialog antara Roy dan Sang Bos :
Si Bos : "Roy, udah dapat belom koordinat sumber minyaknya?"
Si Roy : "Udah dapat Bos!"
Si Bos : "Wah.. Mantap. Mantap!, dimana?"
SI Roy : "Ga jauh Bos, tuh.. di sebelah.. ada POM Bensin"
Si Bos : "Hah! Dasar Bahlul.. Ku potong yah gaji Kau bulan Ini!!"
Si Roy : "Wak!!!"

Jadi Kalau kamu melihat dengan betul-betul Galaksi ini, engkau akan melihat si Bos sedang latihan lempar lembing. sementara roy baroes jadi sasarannya.


Saturday, April 07, 2007

Bandung, malam sehabis hujan 


Malam ini hujan baru saja reda.
Aku ada di PSIK, bareng ical dan anak-anak PSIK

Sehabis hujan, langit disini terang benderang. Awan tipis di beberapa tempat, namun tak menghalangi benda-benda langit untuk terlihat.

Ada banyak bintang, aku sedang memilih salah satunya.
Tapi karena bingung, mungkin aku kirim aja semuanya.

Jadi malam ini aku tidak jadi mengirim satu bintang, tapi aku kirim semuanya. Satu Galaksi.
Aku kirim satu galaksi ke Boston.

Semoga disana terang benderang.

Roy


Wednesday, March 14, 2007

Keunguan 2 [tamat] 


Keunguan 2


Kita tak pernah sepakat untuk menyemir langit,
Tapi malam tetap datang.
Dan ternyata aku tak kuasa menahan matahari agar tidak tenggelam.

Roy hanya diam. Ical juga tak berkomentar. Aan sebagai junior,menyibukkan diri dengan memesan kopi dan rokok buat para senior. Ia tampak tak ingin terlibat. Ebonk masih berkutat dengan pemikirannya, Ia juga merasa serba salah. Erik sendiri terlihat lelah.

Ical menggerakkan tangannya, memberikan isyarat kepada Dedi dan Pepen agar tetap aja ditempat.
"Jangan gegabah, Ini ini masalah pelik. Biar dia yang ngeberesin..." Ical berbisik.
Dedi dan pepen pun beringsut mundur..

Waktu terasa berhenti, detik - detik terasa lambat..

"Sudahlah... Tak perlu diteruskan.." Roy angkat bicara memecah keheningan."Gak ada gunanya. ..."Ia membalikkan tubuhnya, dan berjalan menjauh..

Serentak yang lainnya melepaskan nafas lega. Mereka semua setuju. Mereka perlahan meninggalkan tempat itu dan berjalan menyusul roy.

Mengalah bukan berarti kalah....


Sekian....
TAMAT

Epilog:
Postingan terakhir ini didedikasikan kepada teman-teman saya ,yang setia menanti kelanjutan dari cerita ini. Mohon maaf karena cerita terpaksa saya tamatkan atas permintaan sesorang, atau surat kaleng yang saya terima tanpa nama(Anonymous) yang mungkin merasa tidak nyaman dengan cerita ini.

Buat Ical, Erik, Ebonk dan pelaku-pelaku utama dalam cerita ini. Juga Aan, Dedi, Pepen, Andina, leni, Melinda, Beny Yusron, Sita,Mang Kus, Satpam ITB dan Pak Maman (TU Geofisika) sebagai pemain figuran saya ucapkan terima kasih. Tenang saja,Cerita ini sudah lengkap namun terpaksa tidak dipublish untuk sementara waktu.
Mungkin kita bikin Novel saja. Siapa tahu lebih laris dari JOmblO! The Novel...


Salam,





Monday, January 08, 2007

Keunguan I 


Pukul 02 malam,
sudah cukup larut. Ia laki-laki yang masih tetap saja masih duduk di depan laptop dengan isi kepala yang berkecamuk dan pointer mouse yang liar menjelajahi alam maya.Diluar hujan baru saja reda. Secangkir kopi yang mulai dingin sedingin tatapan mata.

Outlook Expres...
Inbox..
Messages..

From: "dipo satria"
To: tewembem@e-xxxxx.com
Subject: Re: luv u


Setelah gue pikir2x,
apa yach. Gue sebenernya pecaya banget kalo loe sayang banget (i really do, sometimes i cant imagine how many thing you went through before last August 19, god that was a beatiful night).

Heres the deal tapi, gue cemburu banget (gak tau kenapa abis peristiwa oting, kayanya gue amat sangat ngerasa kalo gue perlu ngungkapin perasaan cemburu gue). For example, gak tau kenapa gue tadi iseng lagi maen friendster, abis bosen seharian sakit. Trus gue liat punya Roy, nah trus di interest nya ada nama loe?? I mean how am i supposed to react? Dan apa yach... gue bener gak tau tanggapan loe terhadap hal itu. Gue gak tau apa gue musti sok cool, apa musti ngapain. Mana gue sakit lagi. tai asli tai banget.

Din. oh god, just tell me somethin. I mean, i understand i guess how he feels. But god, i luv u. Tell me how u feels for him?

Shit, i feel like such a loser. I dont write freakin poems, im nobody. I got nothing to offer.
But for real, what do you want me to react? And i mean, somehow, i dunno just a feeling. I really do think he still contact you, its just an assumption. Probably a bad one. I dunno. I just have a feeling that he does. I have a feeling you're not answering. But shit din. I mean how am i supposed to react?

Tell me im wrong. I mean tell me anything. Tell me my assumption is so wrong and it means nothing and it shows my distrust on you. god, tell me somethin.

I luv u


D.S


Messages..
Mark as unread
Close


Ia bergegas, Hujan telah benar-benar reda ternyata.
Dia menyibak tirai jendela. Ical, Erik dan Ebonk sedang bergitar dan bernyanyi di beranda PSIK. Bau tanah selepas hujan masih menyengat . Ada beberapa cangkir kopi hangat disana.

"Ayo Roy, ngapain ngintip-ngintip,Gabung sinih.." Teriak Ical dari seberang kaca tembus pandang.

Erik sedang memetik gitar, ebonk bernyanyi .Suaranya Cempreng seperti kaleng.
"Masih ada kopinya ga?" balasnya
"Masih bro, masih hangat"
"Ok"

Roy beranjak keluar ruangan menuju beranda. Suasana kampus kala malam sehabis hujan sangat terang. Bulan purnama mulai keluar dari kabut awan. Dia mencoba tidak galau.

"Ayo kita nyanyi, lupakan gundah dihati..." Ebonk tambah semangat.
Roy Mengambil alih gitar, Ical perkusi, Erik nyanyi dan Ebonk striptease
Mereka berempat dengan sukses terlihat seperti sekelompok orang yang cacat secara kejiwaan. Beberapa penduduk kampus yang masih lalu-lalang menggelengkan kepala.

Mereka ketawa-ketawi, saling cela. Sejenak Roy larut dalam suasana. Tapi Ical tahu apa yang berkecamuk didalam benak sobatnya.


Monday, November 27, 2006

Se-Permen Fox's 



Kamu tuh ya..
Punya senyuman yang manis banget loh!
Semanis Permen Fox's
Sudahlah manis, berkilauan pula..

Semoga lain waktu kita bisa bertemu
Dan kamu...
Semakin manis, semakin berkilau.

 




Cari Artikel Lama

Bundelan

GO-BLOGS

  • Reni Hairani
  • Cello
  • ferry TI
  • Liza Pratiwi
  • Ridwan
  • Rani eggophilia
  • Amal
  • Ebonk 97
  • Erik 97
  • Nurri Laila
  • Beny Yusron
  • Pepen
  • Ical
  • SHOUTBOX


    Side Blog